Manfaat Pare
Anda tidak menyukai pare karena pahit? Jangan dulu menghindari jenis sayuran yang satu ini. Dibalik rasa pahitnya, ternyata pare mempunyai banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya sebagai anti kanker.
Berdasarkan hasil penelitian, dalam 100 gram buah Pare mengandung: kalori (29,00 kal); lemak (0,3 gram); protein (1,1 gram); karbohidrat (6,6 gram); kalsium (45 miligram); fosfor (64 miligram); zat besi (1,4 miligram); vitamin A (180,00 SI); vitamin B (0,68 miligram); vitamin C (52,0 miligram); air (91,20 gram).
Selain itu buah Pare mengandung fitokimia, lutein, likopen, kalium, karotin, albiminoid dan zat warna. Daunnya mengandung momordisina, momordina, karantina, resin dan minyak lemak. Pada bagian akar mengandung asam momordial dan asam oleo nolat sedangkan bijinya mengandung saponin, alkaloid, triterprenoid dan asam momordial.
Begitu banyak zat-zat yang terkandung dalam Pare tetapi hanya sedikit yang diketahui mengenai manfaat Pare. Pare dapat merangsang nafsu makan, mengatasi sembelit, dan memperlancar pencernaan karena adanya serat, vitamin C, karotin, dan kalium.
Kandungan senyawa fitokimia, lutein dan likopen pada Pare berkhasiat sebagai anti kanker, dan anti virus, manfaat ini tidak hanya bagi orang yang sudah terkena kanker tetapi bagi yang sehat pun dengan mengkonsumsi pare dapat mencegah kanker. Dibanding brokoli, pare mengandung kadar beta karoten dua kali lipat lebih banyak. Beta karoten sangat baik untuk membasmi sel kanker, juga menghambat serangan jantung. Kalium yang terdapat pada pare untuk mengatasi konsumsi Natrium berlebih sehingga berkhasiat untuk mengatasi tekanan darah tinggi.
Kadar Kalsium pada Pare tergolong sangat tinggi sehingga mampu menaikkan produksi sel-sel beta dalam pankreas untuk menghasilkan insulin. Bila insulin dalam tubuh mencukupi maka kemungkinan kadar glukosa yang tinggi dapat dicegah sehingga kadar gula darah menjadi normal/terkontrol. Dengan demikian Pare sangat baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Vitamin C yang terkandung dalam Pare dapat mencegah munculnya noda hitam dan kerutan pada wajah sehingga dapat menjaga kecantikan kulit.
Pare mengandung kadar betakaroten dua kali lipat lebih banyak dari brokoli. Pare juga mengandung betakaroten yang sangat bagus untuk membasmi sel kanker, menghambat serangan jantung dan mengatasi infeksi karena virus.
Di beberapa negara terutama Jepang, Korea dan China, pare dimanfaatkan untuk pengobatan. Pare yang muda digunakan sebagai obat diabetes, gangguan pencernaan, minuman penambah semangat, obat pencahar dan perangsang muntah.
Khasiat pare lainnya yaitu, kandungan senyawa fitokimia lutein dan likopennya berkhasiat sebagai antikanker, antibiotika, antivirus, perangsang produksi insulin, penyeimbang tekanan darah dan kadar gula darah, perangsang nafsu makan dan pembasmi cacing usus.
Meskipun pare bergizi tinggi, namun sebaiknya jangan diberikan pada anak-anak dan wanita hamil. Karena anak-anak masih rentan terhadap pare, dikhawatirkan kadar gula anak akan anjlok.
Sedangkan wanita hamil tidak dianjurkan mengkonsumsi pare karena buah ini mengandung senyawa yang dapat menggugurkan kandungan.
Incoming search terms:
- manfaat pare sebagai antibiotik
- manfaat zat lutein likopen kalium karotin albiminoid
Posted on September 17th, 2010 by kumpul
Filed under: Artikel




Terima kasih atas posting tentang pare. Saya jadi tahu kalau pare itu banyak sekali manfatnya. Sebagai penggemar pare tadinya saya sempat khawatir karena belum tahu tentang khasiat pare.
kadang orang tidak menyukai sayuran atau makanan yang tampilannya kurang menarik atau rasanya kurang enak,padahal ternyata banyak manfaat didalamnya.seperti pepatah yang sering diungkapkan tukul “dont look the book just from the cover” ..hehe nyambung gak sih..:)
Terima kasih atas sharingnya. Saya baru tahu bahwa pare memiliki manfaat seperti itu. Salam kenal
sharenya sangat mengesankan sekali.. saya baru tau kalo pare yang saya tahu pait tenyata mengandung kasiat seperti yang dijabarkan ini..
kalori (29,00 kal); lemak (0,3 gram); protein (1,1 gram); karbohidrat (6,6 gram); kalsium (45 miligram); fosfor (64 miligram); zat besi (1,4 miligram); vitamin A (180,00 SI); vitamin B (0,68 miligram); vitamin C (52,0 miligram); air (91,20 gram).
Selain itu buah Pare mengandung fitokimia, lutein, likopen, kalium, karotin, albiminoid dan zat warna. Daunnya mengandung momordisina, momordina, karantina, resin dan minyak lemak. Pada bagian akar mengandung asam momordial dan asam oleo nolat sedangkan bijinya mengandung saponin, alkaloid, triterprenoid dan asam momordial.