Mengenal Benny & Mice
maaf bukan postingan original… cuma enak aja dibacanya
Rasanya saya belum lengkap membaca koran - kayak sayur tanpa garam - bila belum membaca kartun Benny & Mice (baca “mi-ce”, bukan [mais] seperti tikus dalam bahasa Inggris) dalam harian KOMPAS edisi Minggu. Ceritanya yang sederhana namun lucu mengingatkan kita akan kehidupan sehari-hari masyarakat urban, khususnya Jakarta. Misalnya saja soal VCD bajakan yang dijual bebas di emperan, heboh audisi Indonesian Idol, busway, banjir, dan lain-lain. Pokoknya apa saja yang dekat dengan peristiwa-peristiwa di sekitar kita.
Sejak Oktober 2003, Benny & Mice ikut meramaikan halaman KOMPAS Minggu yang juga memuat beberapa kartun lain (misalnya Panji Koming-nya Dwi Koen). Ceritanya tentang dua tokoh laki-laki yang tampil dengan kelakukan mereka yang acapkali norak tapi lucu. Mengapa? Karena kenorakan mereka sedikit banyak mengingatkan akan tingkah laku kita sehari-hari, yang diam-diam juga sering norak.

Benny & Mice memosisikan diri mereka sebagai ‘wong cilik’ di Jakarta yang mengalami berbagai kejadian dan menanggapinya secara polos tapi sekaligus norak. Namun mungkin justru itulah yang membuat pembacanya merasa dekat dengan kedua tokoh itu karena mereka memang apa adanya sama seperti kebanyakan orang di Jakarta.
| Profil Singkat Benny Nama: Benny Rachmadi Lahir: 23 Agustus 1969 Pekerjaan: - Kartunis “Editorial Cartoon” di tabloid KONTAN (sejak 1988) - Kartunis “Kartun Benny Mice” di KOMPAS Minggu, - Ilustrator di beberapa advertising agency - Mengajar di IKJ (sedang off) - Mengurus ‘usaha kecil’ jualan T-shirt “Jakartoon” (yang bisa dibeli di di semua cabang toko buku QB)Profil Singkat Mice Nama: |
Siapa sebenarnya dalang di balik kedua tokoh ini? Mereka adalah Benny Rachmadi dan Muhammad Misrad, yang biasa dipanggil “Mice”. Bukan kali ini saja mereka berkolaborasi membuat karya. Benny dan Mice, yang sama-sama menolak disebut komikus, sudah pernah membuat kumpulan kartun “Lagak Jakarta”.
Sejak tahun 1989, semasa sama-sama kuliah di Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta (IKJ), mereka sering membuat kartun untuk Kording (Koran Dinding). Kolaborasi ini berlanjut ketika mereka bekerja di majalah DJAKARTA!.
Sampai saat ini pun mereka sama-sama masih tercatat sebagai pengajar di Fakultas Seni Rupa IKJ. Selama mereka berkolaborasi membuat kartun, ciri khas karya mereka tetap ada hingga sekarang yaitu kartun yang kocak, gampang dicerna, dan kerap menyentil hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dan jika diperhatikan, secara teknis kartun karya mereka tidak sulit untuk dikenali.
“Saya lebih senang dibilang kartunis,” kata Mice ketika ditanya mengapa ia bisa menjadi komikus seperti saat ini. Menurutnya, sejak kecil ia memang senang membaca komik. Bahkan Mice, yang ketika itu masih SD, merasa girang jika diajak ibunya ke rumah sakit. Bukan apa-apa, karena di tempat parkir ada yang berjualan komik!
Setelah menjadi mahasiswa, Mice membaca kumpulan kartun karya Lat, kartunis asal Malaysia. la merasa takjub dengan kartun Lat tersebut, terutama yang berjudul “Kampung Boy” dan “Mat Som”.

“Gara-gara dua buku ini, saya jadi agak terpicu untuk menjadi kar tunis,” ungkapnya. La pun mengakui, “Benny & Mice” sedikit banyak mengandung kemiripan dengan tema-tema yang diusung dalam kartun Lat.
Berkat karya mereka “Lagak Jakarta”, keduanya mendapat tawaran dari redaksi KOMPAS Minggu untuk mengisi kartun. Benny, yang pertama kali dihubungi oleh KOMPAS, kemudian menelepon Mice dan meneruskan ajakan yang diterimanya dari KOMPAS. Keduanya pun setuju dan muncullah kartun “Benny & Mice” di KOMPAS Minggu sejak setahun yang lalu.
Gagasan mereka sederhana, namun mengena. “Idenya tentang kehidupan sehari-hari. Gampang kan?” kata Benny mengenai kartun “Benny & Mice”. Sedangkan menurut Mice, mereka rela menjadi “korban” dalam kartun tersebut daripada harus bersusah payah mencari-cari karakter baru untuk dijadikan tokoh. Selain itu, “Mau dibikin apa aja, mau diapain aja, engga ada yang protes atau marah,” kata Mice melanjutkan.
Lalu, karena mereka berdua sama-sama tinggal di Jakarta, mereka pun menjadikan kehidupan sehari-hari di Jakarta sebagai pengisi cerita dalam kartun mereka. Secara pribadi, Benny menganggap kartun ini adalah cerita tentang dua manusia di Jakarta.
Mereka tidak pernah menemui konflik dalam pembuatan kartun ini. Mereka pun tidak membuat batasan yang kaku dalam pembagian tugas selama mereka berkarya. Semuanya dibagi-bagi, baik itu cerita, ide, maupun gambar. Mungkin karena mereka memang sudah lama berkarya bersama, mungkin juga karena mereka memang satu selera. Mungkin juga karena itulah mereka sampai saat ini masih berharap untuk tetap dapat berkolaborasi membuat karya.
Apa pun itu, karya mereka tetap segar dan menghibur. Memang itulah yang menjadi tujuan Benny dan Mice membuat kartun. Mereka ingin membuat orang-orang yang membaca akan tersenyum ataupun tertawa. “Syukur-syukur kalau ada yang mengumpat ‘Ancur nih orang’!” kata Mice.
Soo… buat kamu yang belum pernah baca kartun Benny & Mice, coba sekali-sekali beli harian Kompas Minggu. Lagian kan, nggak rugi-rugi amat beli korannya, selain padat berita, juga padat lowongan pekerjaan (buat yang lagi nyari kerjaan…)
Sumber: Benny & Mice. Ilustrasi: Kompas
Sumber : www.unitedfool.com/cms/
Posted on January 30th, 2008 by kumpul
Filed under: SEO, Seleb







hehehe kalo bli kompas sy PERTAMAX ya baca Benny & Mice
selama ini baca kompas gak pernah baca si benny & mice ini.. besok liat ah
Saya adanya jawa pos
yang saya liat selalu berita olahraganya 
Eh cowok-cowok disini ada yang sering baca koran korannya ibu2 ga ? hmmmm
@bocah
korannya ibu2 itu koran apa ya? tabloid gosip gitu?
@jimmy
yah kayak femina, bobo, mentari, putera harapan
wahh..besok beli kompas ah..belum pernah baca nih terus terang..
btw salam kenal pak petrus..ngelink neh..
Klo majalah Playboy ada yang sering baca ga’ ? ^.^
@ardian
ga punya uang mas untuk beli majalahnya
benny hoog ada hubungannya juga yach ama benny benyamin
semoga hari esok bisa lebih sukses.
Kl dijogja terkenal tuhh koran KR kedaulatan rakyat.
Nyampek jakarta nggak yach?
;))
oh iya, besok kan minggu.. nyoba baca ah…
wkekekeke wah ternyata lo suka benny and mice juga ;)) temen gw dah ngoleksi tuh banyak banget
gw cinta bgd ma benny and mice…gw beli kompas tujuan utama adalah baca komik benny and mice!!
gw mpe beli buku2 mereka
semoga terus menyuarakan kehidupan sosial rakyat
udah ada fans club benny dan mice belum sih?
sama nih saya juga penggemar benny and mice.. tiap hari minggu bela2in beli kompas buat liat kartun nya doang hehehe…
Permisi numpang promosi
Kartun Benny & Mice : Jakarta Atas bawah segera terbit pada pertengahan September !
Informasi dan pemesanan bisa dilihat di www.nalar.co.id
Sampai Jumpa :))